Selasa, 18 Jun 2019

KEDAHSYATAN SHOLATUL FATIH LIMA UGHLIQO...

من كتاب الاشارات العلوية لسيدي احمد التجاني رضي الله عنه
منشورات دار الحسام بالقاهرة خلف الجامع الازهر
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
وَرُوِيَ أَنَّ بَنِي آدَمَ عُشُرُ الـجنِّ، وَالـجنُّ وَبَنُو آدَمَ عُشُرُ حَيَوَانَاتِ البَرِّ، وَهَؤُلَاءِ كُلُّهُمْ عُشُرُ الطَّيْرِ، وَهَؤُلَاءِ كُلُّهُمْ عُشُرُ حَيَوَانَاتِ البَحْرِ، وَكُلُّ هَؤُلَاءِ عُشُرُ مَلَائِكَةِ الأَرْضِ الـموَكَّلِينَ، وَكُلُّ هَؤُلَاءِ عُشُرُ مَلَائِكَةِ السَّمـاءِ الدُّنْيَا ، وَكُلُّ هَؤُلَاءِ عُشُرُ مَلَائِكَةِ الثَّانِيَةِ ، ثُمَّ عَلَى هَذَا التَّرْتِيبِ إِلَى السَّابِعَةِ ، ثُمَّ الكُلُّ فِي مُقَابَلَةِ الكُرْسِيِّ نَزْرٌ قَلِيلٌ، ثُمَّ هَؤُلَاءِ عُشُرُ مَلَائِكَةِ السُّرَادِقِ الوَاحِدِ مِنْ سُرَادِقَاتِ العَرْشِ الَّتِي عَدَدُهَا سِتُّمـائَةِ أَلْفِ سُرَادِقٍ، طُولُ السُّرَادِقِ وَعَرْضُهُ وَسُمْكُهُ إِذَا قُوبِلَتْ بِهِ السَّمـاوَاتُ وَالأَرْضُ وَمـا بَيْنَهُمـا، فَإِنَّهَا تَكُونُ شَيْئاً يَسِيراً وَقَدْراً صَغِيراً، وَمـا مِنْ مِقْدَارِ مَوْضِعِ قَدَمٍ مِنْهَا، إِلَّا وَفِيهِ مَلَكٌ سَاجِدٌ أَوْ رَاكِعٌ أَوْ قَائِمٌ، لَهُمْ زَجَلٌ بِالتَّسْبِيحِ وَالتَّقْدِيسِ، ثُمَّ كُلُّ هَؤُلَاءِ فِي مُقَابَلَةِ الـملَائِكَةِ الَّذِينَ يَحُفُّونَ حَوْلَ العَرْشِ كَالقَطَرَاتِ فِي البَحْرِ، وَلَا يَعْلـم عَدَدَهُمْ إِلَّا اللَّهُ تَعَالَى.
وَقِيلَ حَوْلَ العَرْشِ سَبْعُونَ أَلْفَ صَفٍّ مِنَ الـملَائِكَةِ يَطُوفُونَ بِهِ، مُهَلِّلِينَ وَمُكَبِّرِينَ، وَمِنْ وَرَائِهِمْ سَبْعُونَ أَلْفَ صَفٍّ قِيَامٌ، قَدْ وَضَعُوا أَيْدِيَهُمْ عَلَى عَوَاتِقِهِمْ رَافِعِينَ أَصْوَاتَهُمْ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ، وَمِنْ وَرَائِهِمْ مـائَةُ أَلْفِ صَفٍّ قَدْ وَضَعُوا الأَيْمـانَ عَلَى الشَّمـائِلِ مـا مِنْهُمْ أَحَدٌ إِلَّا وَهُوَ يُسَبِّحُ بِمـا سَبَّحَ بِهِ الآخَرُ، ثُمَّ كُلُّ هَؤُلَاءِ فِي مَلَائِكَةِ اللَّوْحِ الَّذِينَ هُمْ أَشْيَاعُ إِسْرَافِيلَ عَلَيْهِ السَّلَامُ نَزْرٌ قَلِيلٌ. وَقِيلَ بَيْنَ القَائِمَتَيْنِ مِنْ قَوَائِمِ العَرْشِ خَفَقَانُ الطَّيْرِ الـمسْرِعِ ثَمـانِينَ أَلْفَ عَامٍ، وَقِيلَ فِي عِظَمِ العَرْشِ أَنَّ لَهُ ثَلَاثَمـائَةً وَسِتَّةً وَسِتِّينَ قَائِمَةً قَدْرُ كُلُّ قَائِمَةٍ كَالدُّنْيَا سِتُّونَ أَلْفَ مَرَّةٍ، وَبَيْنَ القَائِمَتَيْنِ سِتُّونَ أَلْفَ صَحْرَاءٍ، فِي كُلِّ صَحْرَةٍ سِتُّونَ أَلْفَ عَالـم. انْتَهَى.
وَفَوْقَ العَرْشِ سَبْعُونَ حِجَاباً، فِي كُلِّ حِجَابٍ سَبْعُونَ أَلْفَ عَامٍ، وَبَيْنَ كُلِّ حِجَابٍ وَحِجَابٍ سَبْعُونَ أَلْفَ عَامٍ، وَكُلُّ ذَلِكَ مَعْمُورٌ بِالـملَائِكَةِ الكِرَامِ وَكَذَا مـا فَوْقَ الـحجُبِ السَّبْعِينَ مِنْ عَالـم الرَّقَّا بِتَشْدِيدِ الرَّاءِ وَالقَافِ، فَإنَّ هَؤُلَاءِ الـملَائِكَةِ كُلُّهُمْ يُصَلُّونَ عَشْراً عَلَى مَنْ صَلَّى عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلـم مَرَّةً وَاحِدَةً، هَكَذَا دَائِمـا أَبَداً كَثَّرَ أَوْ قَلَّلَ. هَذَا فِي غَيْرِ صَلَاةِ الفَاتِحِ لـمـا أُغْلِقَ، وَأَمـا هِيَ فَإِنَّ مَنْ صَلَّى بِهَا مَرَّةً وَاحِدَةً فَتُكْتَبُ لَهُ بِكُلِّ صَلَاةٍ صَدَرَتْ مِنْ كُلِّ مَلَكٍ فِي العَالـم بِسِتِّمـائَةِ أَلْفِ صَلَاةٍ مَعَ صَلَاةِ كُلِّ مَلَكٍ عَلَيْهِ عَشْراً، فَهَذَا فِي عُمُومِ الـمؤْمِنِينَ، وَأَمـا مَنْ  خَصَّهُ اللَّهُ مِنْ أَهْلِ مَحَبَّتِهِ كَمَنْ مَنَحَهُ بِقَوْلِ دَائِرَةِ الإِحَاطَةِ فَإِنَّ كُلَّ مَلَكٍ يَذْكُرُ مَعَهُ بِجَمِيعِ أَلْسِنَتِهِ إِذَا ذَكَرَهُ سَوَاءٌ كَثَّرَ أَوْ قَلَّلَ وَهَكَذَا دَائِمـا، وَذِكْرُ كُلِّ لِسَانٍ مِنَ الـملَكِ يُضَاعَفُ عَلَى ذِكْرِ الآدَمِيِّ بِعَشْرِ مَرَّاتٍ.

*Sayyidi Assyekh AlQutb Almaktum Ahmad bin Muhammad Attijany* rodliyallah 'anhu berkata :

Di riwayatkan bahwa manusia adalah sepersepuluh nya jin,jin dan manusia adalah sepersepuluhnya hewan hewan di daratan...jin,manusia dan semua hewan yang ada di daratan adalah sepersepuluhnya hewan hewan yang ada dilautan...jin,manusia dan semua hewan di darat dan di laut adalah sepersepuluhnya malaikat yang diwakilkan dibumi...semua malaikat yang diwakilkan dibumi,jin, manusia,hewan darat dan laut adalah sepersepuluhnya malaikat yang ada di langit bumi(langit pertama)...semua malaikat yang ada di langit pertama adalah sepersepuluhnya malaikat yang ada di langit kedua... Dan begitu seterusnya sampai ke langit ketujuh...

Semua malaikat yang ada dilangit ketujuh di gabung dengan semua malaikat yang ada dibumi, di langit 1-6,jin,manusia,semua hewan darat dan hewan laut hanya segelintir jika di banding dengan jumlah malaikat yang ada di kursi...kemudian semua malaikat yang ada dikursi sepersepuluhnya malaikat yang ada dalam satu kemah dari kemah kemah yang ada di 'arsy yang jumlah kemah tersebut adalah 600 ribu kemah...panjang,lebar dan tingginya kemah kemah tersebut  jika dibandingkan dengan 7 lapis langit dan 7 lapis bumi hanyalah seperti ukuran sesuatu yg kecil...semua kemah kemah tersebut  di penuhi dengan para malaikat, ada yang sujud,ruku' atau berdiri.mereka semua bertasbih dan memuji Allah swt... Kemudian semua malaikat yg ada dikemah kemah tersebut dibandingkan dengan para malaikat yang berkeliling disekitar 'arsy seperti tetesan tetesan hujan di laut, tidak ada yang mengetahui berapa banyak jumlah mereka kecuali Allah swt...

Dikatakan bahwa disekitar 'arsy ada 70 ribu sof malaikat yang mengelilinginya,mereka bertahlil dan bertakbir...dibelakang mereka ada 70 ribu malaikat yang berdiri,mereka meletakkan kedua tangan mereka diatas pundak pundak mereka sambil bertahlil dan bertakbir dengan suara yang keras...dibelakang mereka ada lagi seratus ribu sof malaikat,mereka meletakkan tangan kanan mereka diatas tangan kiri,tidak ada seorangpun dari mereka kecuali bertasbih dengan tasbih yang sama dengan yang lainnya...semua malaikat tersebut adalah sebagian kecil dari malaikat lauh(para malaikat yang ada di lauhul mahfuzh) yang mereka adalah pengikut nya malaikat isrofil 'alaihissalam...

Dikatakan bahwa jarak di antara 2 tiang dr tiang tiang  'arsy seperti terbangnya burung yang sangat cepat selama 80 ribu tahun...dikatakan bahwa 'Arsy memiliki 366 tiang, ukuran setiap tiang seperti 60 ribu kali besarnya dunia...diantara 2 tiang ada 60 ribu shohro'(gurun/tanah lapang), setiap shohro' ada 60 ribu alam...

Dan diatas 'Arsy ada 70 hijab,setiap hijab berjarak 70 ribu tahun,  diantara setiap hijab ke hijab yang lain berjarak 70 ribu th...dan semua hijab trsbt dipenuhi dg pr malaikat yg mulia...bgt juga diatas 70 hijab dr alam *ARROQQO*...
Semua malaikat trsbt bersholawat 10x pd org yg bersholawat pd Nabi saw 1x...begitulah seterusnya dan selama2nya banyak atau sedikitnya... Ini utk selain *SHOLAWAT FATIH*...

Adapun *sholawat Fatih*,maka sesungguhnya brg siapa yg bersholawat 1x dengan sholawat fatih,mk akan ditulis bgnya pahala semua sholawat yg muncul dr semua malaikat dialam semesta ini dg 600 ribu sholawat ditambah lagi 10x sholawat semua malaikat atasnya...ini utk org2 beriman secara umum...

Adapun org yg dikhususkan oleh Allah swt dr *ahli mahabbatihi(org2 yg IA cintai)*sprt org yg Allah swt berikan pdnya daerah kekuasaan tertentu...mk sesungguhnya semua malaikat berdzikir bersamanya dg semua lidah2nya apabila ia membaca nya(sholawat fatih) banyak maupun sedikit, dan begitulah seterusnya...dan dzikir setiap lisan dr malaikat dilipatgandakan atas dzikir manusia dg sepuluh kali lipat...

Dikutip dr ktb :
*(AL ISYARAT AL 'ULWIYAH LISAYYIDI AHMAD ATTIJANY RODLIYALLAH 'ANHU oleh ASSYEKH ASSYARIF ALI HAROZIM ALHASANI ATTIJANY RODLIYALLAH 'ANHU)*

Lima Nasehat Sayyidina Ali Karromallohu Wajhah

*Lima Nasehat Sayyidina Ali Karromallohu Wajhah*

Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib KWH berkata, “Hafalkanlah lima hal dariku yang seandainya kalian mengendarai onta untuk mencarinya, pasti onta itu sudah binasa sebelum kalian mendapatkannya yaitu:

1) Janganlah seorang hamba mengharapkan selain kepada Rabb-nya.

2) Janganlah ia merasa takut kecuali kepada dosanya sendiri.

3) Jangan sampai orang bodoh merasa malu untuk bertanya tentang sesuatu yang tidak ia ketahui.

4) Jangan sampai orang ‘alim merasa malu untuk mengatakan ‘Allah lebih tahu (wallahu a’lam)’ tatkala ia ditanya tentang sesuatu yang tidak ia ketahui.

5) dan kesabaran (bila dikaitkan dengan) iman adalah bagaikan kedudukan kepala dari tubuh, maka tidak ada keimanan (yang sempurna) bagi orang yang tidak memiliki kesabaran.”

Mutiara Pertama
Allah memerintahkan kita untuk bertawakal dan berserahdiri secara total kepada ketentuan Allah, percaya dan yakin dengan seyakin-yakinnya kepada janji dan jaminan-Nya.

Kita memang diperintahkan oleh Allah untuk berusaha dan berkarya namun takdir dan kuasa-Nya yang menentukan. Imam Ali menasehatkan kita tentang sikap hidup zuhud kepada Allah, tidak bergantung kepada selain Allah dan tidak berharap kepada makhluk-Nya.

Yunus bin Maisarah bin Halbas al-Jublani, berkata, “Kezuhudan di dunia itu bukan dengan mengharamkan yang halal, tidak pula dengan menyia-nyiakan harta, akan tetapi kezuhudan di dunia adalah jika kepercayaanmu kepada apa yang ada di tangan Allah lebih kuat dibanding kepercayaanmu kepada apa yang ada di tanganmu;
jika keadaanmu ketika tertimpa musibah dan keadaanmu ketika tidak tertimpa adalah sama; dan jika orang yang mencelamu maupun menyanjungmu dalam kebenaran adalah sama.” (HR Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman).

Mutiara Kedua
Allah memerintahkan kita untuk ber-muhasabah atas apa yang telah kita lakukan, merenung dengan kesadaran batin atas amal dan dosa yang pernah kita perbuat. Tobat adalah kunci untuk menyucikan batin, memotivasi diri dan mendekatkan diri kepada-Nya. Karena, hanya dengan kesucian dan kebersihan jiwa seseorang bisa merasakan kehadiran Allah dan mampu mendekatkan diri kepada-Nya.

Melalui sikap penyesalan diharapkan kita mampu mengubah dan memperbaiki prilaku, serta berhijrah dari perbuatan buruk kepada perbuatan baik.

Mutiara Ketiga
Keangkuhan, kesombongan dan kekerdilan sikap manusia kadang menutupi kebodohannya sendiri. Padahal, ilmu sangat diperlukan untuk memahami hakikat hidup dan kehidupan. Malu bertanya, tak mau belajar, tidak menghargai ilmu dan sombong adalah hal yang sangat membutakan hati manusia.

Agama tanpa ilmu dan pengetahuan menjadi buta, tanpa makna. Kemampuan akademik, ilmu pengetahuan, sains dan teknologi saja tak cukup, jika kita melupakan ilmu-ilmu fardhu ‘ain yang wajib dikuasai oleh setiap Mukmin.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang keras-kasar-angkuh tabiatnya, gemar mengumpulkan harta namun kikir, suka berteriak-teriak di pasar-pasar, seperti bangkai di malam hari dan seperti keledai di siang hari, sangat mengerti urusan dunia tetapi tidak tahu sama sekali urusan akhirat.” (HR Imam Ibnu Hibban).

Mutiara Keempat
Meskipun manusia dibekali oleh akal dengan kecerdasan yang beragam, namun manusia tetaplah manusia. Ia hanyalah makhluk yang terbatas.

Tak ada yang mutlak bagi manusia, semuanya nisbi. Ilmu manusia pasti terbatas, sementara ilmu Allah tak terbatas. Seorang alim harus menyadari kekurangan dirinya dan menyatakan kelemahan dan kekurangannya, serta berani menunjukkan bahwa hanya Allah yang Mahabenar.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah berkata, “Betapa sejuknya di hati, ketika saya ditanya tentang sesuatu yang saya sendiri tidak mempunyai ilmu tentangnya, kemudian saya katakan: Allahu a’lam.”

Diriwayatkan bahwa seseorang datang kepada Ibnu ‘Umar lalu bertanya kepada beliau tentang sesuatu hal. Beliau menjawab, “Saya tidak punya ilmunya.” Beliau kemudian berpaling setelah orang itu beranjak pergi, dan berkata, “(Inilah) sebaik-baik ucapan yang dikatakan oleh Ibnu ‘Umar! Ia ditanya tentang sesuatu yang tidak ia ketahui, lal

u ia menjawab: saya tidak punya ilmunya.” (HR Ad-Darimi).

Mutiara Kelima
Kesabaran adalah permata iman. Sabar memang menyakitkan namun efek darinya lebih manis dari madu.

Rasulullah pernah ditanya, “Bagian manakah yang paling utama dari iman?” Beliau menjawab, “Kesabaran dan lapang dada.” (Ibnu Hajar dalam al-Mathalib al-‘Aliyah).

Dalam kesabaran mengandung sikap berserahdiri, tawakal, takwa dan ridha kepada kehendak Allah, tak ikut campur dengan urusan Allah dan takdir-Nya. Kesabaran justru menjadi etos kerja, karena selalu bersifat husnudzan kepada Allah. Jadi, sabar bukan hanya nrimo atau menerima, tetapi gerak dan langkah menjemput berkah dan rahmat-Nya.

Syekh Abu Nu’aim al-Ashfahani ra. dalam kitab Hilyatul Auliya

*‎يالله بالتوفيق حتى نفيق ونلحق الفريق*

_Mudah-mudahan kita mendapat taufiq sehingga kita bisa di golongkan dengan orang-orang sholeh...*_

_Aamiiiiiin_

Betapa besar hutang kita kepada kanjeng Nabi


عن عائشة رضي الله عنها قالت لما رأيت من النبي صلى الله عليه وسلم طيب النفس قلت يا رسول الله ادع الله لي قال اللهم اغفر لعائشة ما تقدم من ذنبها وما تأخر وما أسرت وما أعلنت فضحكت عائشة حتي سقط رأسها في حجر رسول الله صلي الله عليه وسلم من الضحك فقال أيسرك دعائي ؟ فقالت وما لي لا يسرني دعاؤك فقال والله إنها لدعوتي لأمتي في كل صلاة (أخرجه مسلم)
Dari Aisyah berkata: tatkala aku lihat kenyamanaa hati Nabi,  aku berkata "wahai Rasulullah berdoalah kepada Allah untukku" Nabi berdoa : ya Allah ampuni dosa Aisyah yang telah lewat dan yang akan datang,  yang samar dan terang2an.
Aisyah tertawa hingga kepalanya jatuh kepangkuan Nabi,  Nabi bertanya : apa doaku membuatmu bahagia???  Aisyah menjawab : bagaimana mungkin doamu tidak membahagiakanku???.
Nabi berkata : demi Allah,  itu adalah doaku untuk umatku setiap (aku)  shalat.
SUBHANALLAH.....

اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما اغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي الى صراطك المستقيم وعلى اله حق قدره ومقداره العظيم
-ATM-

KEMULYAAN DIMATA ALLAH DAN MANUSIA

*KEMULYAAN DIMATA ALLAH DAN MANUSIA*

Kemulyaan itu ada dua macam.
1. Kemulyaan dzati (murni dari dalam dirinya) dan tdk bisa hilang atau dihilangkan. contohnya logam mulia / emas. walaupun sedang jd serbuk campur kotoran dlm got, emas tetep bisa didulang dan dimurnikan jadi emas lagi dan harganya tetep mahal sesuai standart. Demikian itulah para HABAIB / ANAK CUCU RASULULLAH SAW. walaupun saat ini diantara mereka ada yg nyemplung got jadi AHLI MAKSIAT dan DOSA BESAR. Mereka tetep HABIB dan MULYA dimata Allah SWT. Krn darah dagingnya adalah serpihan darah daging Rasulullah SAW. yg HARAM MASUK NERAKA. Dan diakhir hayatnya  mereka PASTI TAWBAT sebelum mati. dasarnya Al Qur'an, Al Ahzab ayat 33.
"Sesungguhnya Allah SWT berkehendah menghilangkan kotoran/dosa dari kalian AHLUL BAIT, dan membersihkan kalian dari dosa sebersih bersihnya".

Jd AHLUL BAIT walaupun (maaf) brengsek, ahli maksiat atau bagaimanapun kondisi mereka. mereka tetap mulya dan pasti masuk surga.

Dan kondisi mereka yg kadang kala tdk bener itu sebenarnya UJIAN BAGI UMMAT Rasulullah SAW. sampai dimana tingkat mahabbah dan adabnya kpd Rasulullah SAW.

2. Mulya TEMPELAN seperti logam disepuh emas. disinilah berlaku firman Allah: Sesungguhnya yg paling mulya diantara kalian disisi Allah, adalah Yg paling TAQWA. (QS. Alhujurat: 13).

Penentu kedua mulya TEMPELAN ini karena ketempelan iman dan ilmu. QS. Al Mujaadilah 11: Allah SWT Mengangkat derajat orang orang BERIMAN dan BERILMU diantara kalian.

Kemulyaan karena: IMAN, TAQWA dan ILMU akan hilang jika ketiga hal tsb terpisah atau hilang dari orangnya. contoh kemulyaan orang berimana, bertaqwa dan berilmu (para ulama yg bukan dzurriyyah Nabi SAW / BUKAN HABIB) akan hilang jika lepas imannya, na'udzubillah. juga karena lepas ketaqwaannya misalnya ulama kepergok berbuat mesum dll. Ulama hilang ilmunya karena gila. maka dia tdk mulya lagi.

Adapun HABAIB, (maaf) andaikan ia gila, ahli maksiat dll. mereka tetap CUCU NABI, dan NABI SAW sebagai manusia akan lebih dahulu mensyafaati CUCU / KETURUNANNYA sebelum memberi syafaat kepada ummatnya.

Ada yg komen, kan ketika saat naza' syakaratul maut Nabi bilang ummati.. ummati... ummati.... bukan anakku, cucuku atau lainnya. berarti yg paling difikir Nabi SAW adalah UMMATNYA.

BETUL itu saudaraku. apa sebabnya, ANAK CUCU BELIAU sudah dijamin oleh Allah SWT. Dan ditegaskan dlm Qur'an. adapun JAMINAN BAGI UMMATNYA - BERSYARAT. yaitu: IMAN, TAQWA dan ILMU yg bisa saja lepas kapan saja dan dimana saja dan dlm kondisi apa saja. Dan salah satu penyebab terbesar adalah JIKA ummat tersebut KURANG AJAR / SUUL ADAB kepada Rasulullah SAW langsung atau tdk langsung, seperti membenci dan memaki maki keturunannya.

Allah SWT. yg MURKA dan MURKA ALLAH bisa berakibat tercabutnya IMAN, TAQWA dan ILMU hamba2 yg dimurkaiNya.

*Postingan ini MURNI TARBIYAH dan TDK ADA URUSAN DENGAN POLITIK*

*ZAWIYAH TIJANIYAH*

DUNIA SELAMANYA AKAN SILIH BERGANTI

*DUNIA SELAMANYA AKAN SILIH BERGANTI*

*Sayyidi As Syekh Al Qutb Al Maktum Abul 'Abbas Ahmad bin Muhammad At Tijany rodliyallah 'anhu berkata :*

Barang siapa yang dicoba di antara kalian dengan satu Musibah atau ia tertimpa hal yangg buruk sebagai bencana, maka  hendaklah ia Bersabar menunggu kelapangan dari Allah swt, karena setiap bencana pasti ada akhirnya...Setiap kesusahan pasti memiliki kelapangan...

Jika ia mengalami keadaan yang sempit dan sulit, maka hendaklah ia terus memohon dengan merendahkan diri sampai ia mencapai puncak angan angan nya  dengan memperoleh kelapangan dari Allah swt...

Janganlah kalian gelisah karena musibah dan bencana,karena sesungguhnya Allah swt tidak menurunkan hamba hamba di dunia kecuali untuk menjalankan hukum hukum  dan takdir takdir  tuhan dari perkara yang  jiwa jiwa merasa sempit di karenakan adanya bala' dan bencana dlm hukum dan takdir takdir tersebut....

Dan hamba tidak  akan menemukan sesuatu yang bisa memalingkan dari  hal ini...dan seorang hamba tidak akan bisa terus menerus senang dan terlepas dari semua bala' di dunia...

Bahkan seorang yang berakal harus tahu bahwa keadaan dunia selamanya akan terus silih berganti antara waktu susah dan senang,baik dan buruk serta gembira dan sedih...tidak seorangpun yang tinggal didunia bisa keluar dari ketentuan ini...

Jika musibah telah menimpa dan bencana membuat hidup sempit, maka hendaklah ia tahu bahwa hal itu memiliki waktu dimana ia akan berakhir dan di iringi dengan kesenangan dan kegembiraan...

Karena sesungguhnya orang  yg memahami bahwa hal ini dari Allah swt dalam mengatur dunia-NYA,ia akan menghadapi setiap musibah dengan  penuh kesabaran dan ridlo dengan ketentuan serta syukur yang sempurna atas segala nikmat...

*(JAWAHIRUL MA'ANI)*

#majlisnuruzzholam
#majlisnurlfatih
#majlisnurulkhotim

Matur sembah suwun
Inyiak datuk gunung siri

Waktu ijabah nya doa disetiap hari

*Waktu ijabah nya doa disetiap hari:*

*Hari Ahad : sa'at subuh*

*Hari senin : sa'at waktu dhuha*

*Hari selasa : waktu zawal(lingsirnya matahari)*

*Hari Rabu: setelah Dzuhur*

*Hari kamis : antara Dzuhur dengan ashar*

*Hari jumat : setelah sholat Ashr*

*Hari sabtu : setelah maghrib*
*Dikutip dari kitab Fathur Rahman Fima Yahtaju Ilaihi Kullu Insan*
*Karya Syekh Ahmad At Tisyiti  At Tijani Assyinqithi(ulama dr kalangan thoriqat Tijaniyah)*

ANDAI KASYAF DIBUKA, NISCAYA SEMUA ORANG BERPINDAH KPD SHOLAWAT FATIH

Syekhuna Ahmad Attijani rodliyallahu'anhu berkata :
Aku mulai menyibukkan diri membaca sholawat fatih ketika aku kembali dari haji menuju tilimsan karena aku telah melihat keutamaannya yaitu sekali nilainya sama dengan 600 ribu sholawat lain sebagaimana yang ada dalam WIRID ALJUYUB.

pemilik wirid itu menyebutkan bahwa orang yang pertama memperoleh sholawat fatih yaitu Sidi Muhammad Al Bakri Assiddiqi yang tinggal di mesir, beliau adalah seorang wali qutb berkata : Sesungguhnya barangsiapa yang membaca sholawat fatih sekali dan ia tidak masuk ke surga, maka hendaklah ia menangkap/menuntut pemiliknya (beliau sendiri) disisi Allah swt.

Dan aku tetap membacanya sampai aku berangkat dari tilimsan menuju Abu samghun, tatkala aku melihat sholawat yang pahalanya sekali sama dengan menghatamkan 70 ribu kali dalailul khoirot kutinggalkan sholawat fatih dan kusibukkan diriku membaca sholawat tersebut karena melihat fadlilahnya yang sangat besar, kemudian Rosulullah saw memerintahkanku agar kembali membaca sholawat fatih, tatkala beliau saw memerintahkanku untuk kembali membaca sholawat fatih,aku bertanya padanya tentang keutamaan sholawat fatih,
pertama beliau saw memberitahuku bahwa sekali sholawat fatih menyamai pahala 6 x hatam qur'an, kemudian beliau saw memberitahuku lagi bahwa sekali sholawat fatih menyamai  semua tasbih yang ada dialam semesta dan menyamai semua dzikir, doa yang besar maupun kecil dan menyamai pahala hatam qur'an 6 ribu kali, karena qur'an juga termasuk dzikir.

Rasulullah SAW bersabda :

ﻣﺎ ﺻﻠﻰ ﻋﻠﻲ ﺍﺣﺪ ﺑﺄﻓﻀﻞ ﻣﻦ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻔﺎﺗﺢ لمااغلق

Artinya : “Tidaklah seseorang membaca sholawat kepadaku dengan sholawat yang paling utama, melainkan ia membaca dengan sholawat fatih limaa ughliq”

Syekhuna Ahmad Attijani rodliyallahu'anhu juga berkata :
*"Seandainya para penghuni  7 lapis langit dan seisinya,para penghuni 7 lapis bumi dan seisinya berkumpul untuk menyifati pahala sholawat fatih niscaya mereka tidak akan sanggup."*

Beliau rodliyallahu'anhu juga berkata :
*"Semua yang telah kalian dengar tentang keutamaan sholawat fatih lima ughliq dibandingkan dengan keutamaan yang tersimpan hanyalah seperti setetes dalam lautan."*

*(JAWAHIRUL MA'ANI)*

Ketahuilah wahai murid tijani semoga Allah merahmatimu bahwa keutamaan sholawat fatih yang telah disebutkan tidak akan bisa diperoleh oleh pembacanya kecuali dengan dua syarat :
*- Pertama : _Izin_*
Syekhuna Ahmad Attijani rodliyallahu'anhu berkata :
*_"Tidak akan diperoleh keutamaan sholawat fatih yang telah disebutkan kecuali dengan izin dariku secara musyafahah (langsung berhadapan) atau lewat perantara yang shohih."*

Beliau rodliyallahu'anhu juga berkata :
*"Tidak ada seorangpun di muka bumi yang bisa memberikan izin sholawat fatih selain kami atau orang yang telah masuk dari golongan ashhab kami dalam thoriqoh kami. wassalam...*

*(AL JAMI' karya ASSYARIF MUHAMMAD IBNU ALMASYRI ALHASANI ATTIJANI RODLIYALLAHU'ANHU)*

*- Kedua : _Si pembaca meyakini bahwa sholawat fatih ini termasuk kalamullah seperti hadits-hadits qudsi bukan karangan manusia,ia turun dalam lembaran cahaya tertulis dengan qolam kekuasaan tuhan,bukan karangan zaid ataupun umar, barangsiapa yang tidak meyakini akan hal itu,maka ia tidak akan memperoleh keutamaan sholawat fatih yang telah disebutkan._*

Syekhuna Ahmad Attijani rodliyallahu'anhu berkata :
*"Rosulullah saw telah memberitahuku bahwa sholawat fatih bukanlah karangan AL BAKRI,akan tetapi ia bertawajjuh pada Allah swt dalam waktu yang lama memohon agar Allah swt memberikannya sholawat yang didalamnya terdapat pahala semua sholawat dan sir semua sholawat,ia memohon dalam waktu yang lama, kemudian Allah swt mengabulkan doanya,lalu malaikat mendatanginya dengan membawa sholawat ini (sholawat fatih) yang tertulis dalam lembaran yang terbuat dari cahaya."*

*(JAWAHIRUL MA'ANI)*

#Sholawat_Fatih

۞ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ۞
۞ ﺍﻟﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ۞
۞ ﻭَﺍﻟﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ ۞
۞ ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟﺤَﻖِّ ۞
۞ ﻭَﺍﻟﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟﻤُﺴْﺘَﻘِﻴﻢِ ۞
۞ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴﻢِ ۩