Rabu, 24 Mac 2021

KEPENTINGAN BERSUHBAH DENGAN ULAMAK' ARIFFIN DAN PARA SOLIHIN

بسم الله الرحمن الرحيم، والحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم.
Bahwasanya se²orang tidak akan sampai kepada Allah subhanahu wa Ta'ala dengan wusul yg sebenarnya, walaupun se²orang itu memiliki Ilmu-ilmu seluas lautan. Akan tetapi tanpa bersuhbah dengan Seorang Guru, maka sirnalah semua Himmahnya.

Apa arti Suhbah (bersuhbah)?
Sesungguhnya dinamakan Para Sahabat itu dengan Nama Sahabat Nabi karena mereka itu bersuhbah dengan Rosulullah shollallahu 'alaihi wasalam.
Sebab itulah dinamakan Para Sahabat Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam. Tidaklah mereka itu para Sahabat memperoleh sesuatu yg berharga melainkan dengan sebab mereka ini bersahabat dengan Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam.

Telah bertanya salah seorang dari kalangan Sahabat Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam, ketika Baginda Nabi hampir wafat.
من نصحب من بعدك يارسول الله. فقال صلى الله عليه وسلم، من تذكركم فى الله رؤيته ويزيد فى علمكم منطته ويرغبكم إلى الآخرة عمله.
Setelah kewafatan engkau, kami akan bersahabat dengan siapa wahai Rosulullah?
Lalu Baginda Nabi shollallahu 'alaihi wasallam menjawab ; "bersahabatlah kamu dengan org yg mengingatkan kamu kepada Allah, apabila kamu melihatnya, dn menambahkan ilmu kepada kamu, berbicara kebaikan², juga ia dapat memberi rangsangan kepada kamu dalam melakukan amalan untuk akhirat. 

Lihatlah wahai hamba-hamba Allah, sebaik-baik hamba Allah diatas muka bumi ini setelah Para Nabi adalah para Sahabat.
Mereka telah bersahabat dengan penghulu para Nabi, dn pemimpin orng-orang pilihan, mereka ini selalu bersuhbah (berdampingan) dengan Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam
Karena itulah, perkara terakhir yg diminta oleh Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam kepada para Sahabatnya adalah memerintahkan agar bersahabat dengan Sidna Abu bakr dn Sidna Umar.
Seperti sabda Rosulullah صلى الله عليه وسلم ;
إقتدوا باللذين من بعدي أبي بكر وعمر.
Ikutlah kamu dengan kedua-dua orang selepasku, ya'ni Abu bakar dn 'umar.
Petunjuk dn isyarat yg kita perkataan yg lalu ialah, bahwa Agama Islam itu tdk boleh diperoleh secara Hakikat melainkan harus melalui Suhbah yg khusus dengan Ahlinya.

Karena Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda.
ألا إن القلوب تتلاقح كما يتلاقح الذكور والأنثى.
Ketahuilah, bahwasanya hati itu saling bercampur aduk seperti bercampurnya aduknya lelaki dan perempuan.

Telah berkata Imam As-Syeikh Jibril al-Khormaa baazi;

"Tidak dapat dinafikan Lagi bahwa org lemah dalam pengetahuan apabila ia mengembara di alam Dzohir (alam jasmani) baik itu dilaut atau di darat, lantas ia pergi tanpa diberi petunjuk oleh seseorang, maka jelaslah ia akan tersesat dalam sampai ketempat tujuan. Dan Bagaimana pula jika seorang itu mau mengembara di alam Ghaib, alam yg tdk dapat dicapai oleh panca indra yg lima, maja wajiblah orng yg mempunyai hati untuj mencari seorang yg memberi petunjuk (mursyid) yg jelas Isnaad nya.
Jika Seorang itu bersikap tulus dengan Syeikhnya dalam segala Urusan dengan Syeikhnya, maka akan ada padanya inilah dirimu dan itulah Tuhanmu."

Dan telah berkata Syeikh Abdullah al-Mursi (beliau adalah Guru dari Ibnu athoillah assakandari)
"Jika seseorang itu masih belum ada padanya seorang Syeikh yg membawanya ke Jalan Ilahi, lalu tersingkap dri lubuk hatinya merasa cukup dengan Ilmu yg ada pada dirinya tanpa harus bersuhba dengan Syeikh Tarbiyyah, maka ketahuilah sesungguhnya ia ibarat anak Buangan yg tdk ada baginya bapa dn Keturunan (abtar).

Dan berkata Sayyidi Syeikh Ahmad al-hadi Alhasani حفظه الله ;

"Tidak akan sempurna suatu yg wajib, melainkan dengannya, maka dihukumkan sebagai wajib juga.
Seperti halnya Wudhu, wudhu bagi seseorang dari segi diri wudhu itu sendiri tidaklah wajib pada seseorang, tetapi wajib pada hak Sholat, dn tdk akan sah sholatnya kecuali dengan berwudhu bahkan menjadi pengganti seperti Tayammum, maka Dari sudut inilah wudhu dikatakan wajib juga.
Begitu juga, seseorang itu tidak akan mencapai ke tahap sholat yg sebenarnya melainkan dengan menyempurkan wudhunya dn penyucian diri dari dari nafsu dengan Air wudhu tersebut.
Dan batal Sholatnya jika wudhunya Batal.
Seperti itulah keharusan bersuhbah dengan Syeikh.
Fahamilah akannya !!

Sesungguhnya Allah tdk akan menerima suatu amalan melainkan dari seorang yg ikhlas. 
Maka dari inilah menuntut ilmu ikhlas itu wajib bagi setiap mukallaf. والله تعالى اعلم

# kalam murobina

Sabtu, 20 Mac 2021

KISAH SYEIKH JALALUDIN RUMI DAN GURU MURSYIDNYA

Suatu malam, Jalaluddin Rumi r.a mengundang Gurunya Syekh Syamsuddin Tabrizi ke rumahnya

Sang Mursyid Syamsuddin pun menerima undangan itu dan datang ke kediaman Rumi. 

Setelah semua hidangan makan malam siap, Syams berkata pada Rumi, “Apakah kau bisa menyediakan minuman untukku?”(yang dimaksud arak / khamr) 

Rumi kaget mendengarnya, “Memangnya Guru juga minum?"

“Iya”, jawab Syams.

Rumi masih terkejut, ”Maaf, saya tidak mengetahui hal ini.”

“Sekarang kau sudah tahu. Maka sediakanlah.”

“Di waktu malam seperti ini, dari mana aku bisa mendapatkan arak?”

“Perintahkan salah satu pembantumu untuk membelinya.”

“Kehormatanku di hadapan para pembantuku akan hilang.”

“Kalau begitu, kau sendiri pergilah keluar untuk membeli minuman arak tsb.”

“Seluruh kota mengenalku. Bagaimana bisa aku keluar membeli minuman?”

“Kalau kau memang muridku, kau harus menyediakan apa yang aku inginkan. Tanpa minum, malam ini aku tidak akan makan, tidak akan berbincang, dan tidak bisa tidur.”

Karena kecintaan pada Gurunya Syams, akhirnya Rumi memakai jubahnya, menyembunyikan botol di balik jubah itu dan berjalan ke arah pemukiman kaum Nasrani.

Sampai sebelum ia masuk ke pemukiman tersebut, tidak ada yang berpikir macam-macam terhadapnya, namun begitu ia masuk ke pemukiman kaum Nasrani, beberapa orang terkejut dan akhirnya menguntitnya dari belakang.

Mereka melihat Rumi masuk ke sebuah kedai arak. Ia terlihat membeli botol minuman kemudian ia sembunyikan di balik jubah lalu keluar.

Setelah itu ia diikuti terus oleh orang-orang yang jumlahnya bertambah banyak. Hingga sampailah Rumi di depan masjid tempat ia menjadi imam bagi masyarakat kota.

Tiba-tiba salah seorang yang mengikutinya tadi berteriak; “Ya ayyuhan naas, Syeikh Jalaluddin Rumi yang setiap hari jadi imam sholat kalian baru saja pergi ke perkampungan Nasrani dan membeli minuman keras..!”

Orang itu berkata begitu sambil menyingkap jubah Rumi. Khalayak melihat botol yang dipegang Rumi. “Orang yang mengaku ahli zuhud dan kalian menjadi pengikutnya ini membeli arak dan akan dibawa pulang!”, orang itu berkata lantang dan provokatif..

Orang-orang mulai marah besar bergantian meludahi muka Rumi dan memukulinya hingga surban yang ada di kepalanya lengser ke leher.

Melihat Rumi yang hanya diam saja tanpa melakukan pembelaan, orang-orang semakin yakin bahwa selama ini mereka ditipu oleh kebohongan Rumi tentang zuhud dan takwa yang diajarkannya. 

Mereka tidak kasihan lagi untuk terus menghajar Rumi hingga ada juga yang berniat membunuhnya.

Tiba-tiba terdengarlah suara Syams Tabrizi, “Wahai orang-orang tak tahu malu. 

Kalian telah menuduh seorang alim dan faqih dengan tuduhan minum khamr, ketahuilah bahwa yang ada di botol itu adalah cuka untuk bahan masakan."

Seseorang dari mereka masih mengelak dan bicara menantang.

“Itu bukan cuka, itu arak. Saya lihat dgn mata kepala saya sendiri Rumi membelinya di kedai Arak”, katanya

Lalu Syams mengambil botol dan membuka tutupnya. Dia meneteskan isi botol di tangan orang-orang agar menciumnya. 

Mereka terkejut karena yang ada di botol itu memang benar² cuka/Venegar.

Rupanya sang guru sebelum pergi ke rumah Rumi terlebih dulu mampir ke toko minuman Arak tsb dan berpesan jika Rumi datang membeli Arak maka berikanlah botol ini padanya, (botol yg terlebih dulu sdh di isi cuka/venegar oleh sang Guru)

Mereka lalu memukuli kepala mereka sendiri sebagai tanda penyesalan dan bersimpuh di kaki Rumi.

Mereka berdesakan untuk meminta maaf dan menciumi tangan Rumi hingga pelan-pelan mereka pergi satu demi satu.

Rumi berkata pada Syams, 
“Malam ini kau membuatku terjerumus dalam masalah besar sampai aku harus menodai kehormatan dan nama baikku sendiri di depan umatku. Apa maksud semua ini?”

“Agar kau mengerti bahwa kehormatan umat dan wibawa yang kau banggakan ini hanya khayalan semata."

"Kau pikir penghormatan orang-orang awam seperti mereka ini sesuatu yang abadi..?"

"Padahal kau lihat sendiri, hanya karena dugaan satu botol minuman saja semua penghormatan itu sirna dan mereka jadi meludahimu, memukuli kepalamu dan hampir saja membunuhmu. 

Inikah penghormatan yang selama ini kau bangga²kan dan perjuangkan yg akhirnya lenyap hanya dalam sesaat."

"Maka mulai hari ini berhentilah untuk mencari penghormatan dari sesama manusia dan bersandarlah pada zat yang tidak tergoyahkan oleh waktu dan tidak terpatahkan oleh perubahan zaman. 

Dia Yang Maha Tahu siapa yang sesungguhnya Manusia Terhormat dari yang hanya mencari kehormatan palsu.

💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗

Mulai hari ini Bersandarlah hanya kepada Allah SWT.". Dia Yang Maha Tahu Siapa Manusia yang Benar² Terhormat dari yang Palsu.

Sedikit ilmu semoga bermanfaat...
🙏🙏🌹💖🌹

MENZAHIRKAN SYARIAT KERANA ALLAH TA'ALA SEMATA-MATA


اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩

Telah berpesan Murobbina Al Allamah Sayidi Ahmad Al Hadi Al Hasani At Tijani Hafizahullahu Ta'ala dalam menjernihkan niat semata mata kerana Allah Ta'ala atas setiap perbuatan dan pekerjaan; 

"Barangsiapa yang mengarahkan hatinya kepada Allah maka alam ini akan berkhidmat terhadapnya secara keseluruhan. Barangsiapa mengarahkan hatinya kepada selain Allah, Allah Ta'ala akan menyulitkan akannya dari kalangan makhluk-makhluknya. 

Sekiranya kamu mencari selain daripada Allah Ta'ala, sesungguhnya kerana kurangnya rasa sifat malu kamu terhadapNya".

Semoga Allah Ta'ala melimpahkan RahmatNya, BarakahNya dan MaghfirahNya keatas Murobbina Sayidi Ahmad Al Hadi Hafizahullahu Ta'ala dan menempatkan beliau dikalangan kekasih kekasihNya yang mulia dan terpuji, Sidi Ahsan Al Baqili ra., Sheikh Ahmad At Tijani ra. dan Sayidul Wujud Sayidina Wamaulana Muhammad ﷺ.

Jumaat, 5 Mac 2021

Selawat Fatih

🅂🄷🄾🄻🄰🅆🄰🅃 🄰🄻-🄵🄰🅃🄸🄷

Lafaz Sholawat Al-Fatih :

  بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. 💐 

💐اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 💐 الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ
 💐 وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ 💐 نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ 💐 وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ 💐 وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ.
   
Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad ﷺ, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat kepadanya, keluarga dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung”.

🅂🄴🄹🄰🅁🄰🄷-🅁🄸🅆🄰🅈🄰🅃 🅂🄷🄾🄻🄰🅆🄰🅃 🄰🄻-🄵🄰🅃🄸🄷 :

Asal mula shalawat ini adalah dari Al-Quthb Asy-Syeikh Muhammad bin Abil Hasan Al-Bakri As-Shiddiq. Dikisahkan dahulu sekitar tahun (1180-1196 H) dalam usia 46 tahun Al-Quthbul Maktum Asy-Syeikh Ahmad bin Muhammad bin Asy-Syarif Al-Hasani At-Tijani ra. berjumpa Sayyidul Wujud Rasulullah ﷺ dalam keadaan terjaga bukan mimpi.

Syeikh Ahmad At-Tijani menyebutkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ memberi tahu kepadanya bahwa sholawat fatih bukan murni susunan Syekh Al-Bakri. Namun Syekh Muhammad Al-Bakri beribadah memohon kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dalam waktu yang lama, agar dianugrahi suatu sholawat yang meliputi pahala, sir, fadhiah-fadhilah dan keistimewaan semua shalawat Nabi Muhammad ﷺ di dalamnya.

Setelah sekian lama waktu memohon, Allah mengabulkan doa syekh Muhmmad Al-Bakri, yaitu malaikat datang membawa sholawat fatih ini, yang tertulis dalam sebuah lembaran nur. Itu sebabnya diberi nama Shalawat Al-Bakriyah sebagaimana juga diberi nama Al-Yaaqutatul Faridah (permata Yaqut yang tidak ada duanya) tetapi kemudian lebih terkenal dengan Sholawat Al-Fatih.

Syekh Ahmad At-Tijani kemudian diberi ijazah Sholawat Al-Fatih ini langsung dari Rasulullah ﷺ dan diberi penjelasan tentang pahala, sirr, faedah dan keistimewaannya juga tingkatan memberi ijazah pada orang lain.

🄺🄴🅄🅃🄰🄼🄰🄰🄽 🅂🄷🄾🄻🄰🅆🄰🅃 🅂🄴🄲🄰🅁🄰 🅄🄼🅄🄼 :

Keutamaan membaca Shalawat Nabi Muhammad ﷺ ialah sebagai berikut :

1. Meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dan Nabi Muhammad ﷺ

2. Hadits-hadist meriwayatkan seseorang yang membaca shalawat dengan sungguh-sunguh akan mendapatkan doa dari para malaikat. Para malaikat akan mendoakan keselamatan dan melindungi pembaca sholawat yang bersungguh-sungguh itu.

3. Pembaca sholawat akan mendapatkan perlindungan langsung dari Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى

4. Pembaca shalawat akan mendapatkan pengampunan dosa dan mendapatkan rahmat dari Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dan dari Nabi Muhammad ﷺ.

5. Barangsiapa bershalawat satu kali, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat kepadanya.

6. Sholawat bisa menjadi pengantar do'a kita di ijabah oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى.

7. Pembaca shalawat akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah ﷺ di akhirat.

8. Bila dengan ikhlas bershalawat, maka Allah akan memenuhi hajat-hajat kita. Dengan membaca shalawat dapat mencukupkan apa pun yang diinginkan manusia.

9. Bagi yang tidak mampu bersedekah, tapi selalu membaca sholawat, maka Allah menghitungnya sebagai bagian dari sedekah.

10. Shalawat dapat menjadikan kita lebih sabar, tawakkal, dan tidak mudah tersinggung dengan keadaan sekitar yang tidak ideal.

🄺🄴🅄🅃🄰🄼🄰🄰🄽 🅂🄷🄾🄻🄰🅆🄰🅃 🄰🄻-🄵🄰🅃🄸🄷 :

1️⃣. Syekh Al-Arif Al-Kubra menyebutkan :

“Barang siapa membaca shalawat ini seumur hidupnya sekali, niscaya ia dipelihara Allah Ta‘ala dari api neraka dan mewajibkan baginya husnul khatimah”. (Lihat Perukunan Melayu, [Jakarta, Al-‘Aidrus: tanpa tahun], halaman 52).

2️⃣. Syekh Ahmad At-Tijani berkata : ”Keistimewaan sholawat Al-Fatih sangat sulit di terima oleh akal, karena ia merupakan rahasia Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى yang tersembunyi. Seandainya ada 100.000 bangsa, yang setiap bangsa itu terdiri dari 100.000 kaum, dan setiap kaum terdiri dari 100.000 orang, dan setiap orang diberi umur panjang oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى sampai 100.000 tahun, dan setiap orang bersholawat kepada nabi setiap hari 100.000x, semua pahala itu belum dapat menandingi pahala membaca shalawat Al-Fatih 1x”.

3️⃣. Beberapa ulama juga berpendapat bahwa membaca sholawat fatih bisa mendatangkan pahala yang besar. Menurut mereka, pahala membaca 1 kali sholawat fatih menyamai 10.000 kali shalawat lainnya. Bahkan ada yang mengatakan pahalanya mencapai enam ratus ribu kali lipat.

( المرة منها تعدل عشرة الاف ، و قيل : ستمائة )

Artinya : “Satu kali membaca Shalawat Al-Fatih sebanding dengan membaca shalawat lain sepuluh ribu kali. Dan, menurut pendapat minoritas ulama enam ratus ribu kali”.

4️⃣. Fadhilah sholawat fatih yang berikutnya yaitu mempermudah datangnya hidayah. Menurut beberapa ulama, seseorang yang membaca sholawat fatih selama 40 hari berturut-turut maka ia akan tergerak hatinya untuk melakukan tobat dari segala kemaksiatan.

من داوم عليها أربعين يوما تاب الله عليه من جميع الذنوب

Artinya : “Barangsiapa merutinitaskan membaca Shalawat Al-Fatih selama empat puluh hari, maka Allah akan menerima taubatnya dari segala dosa”.

🄺🄴🅄🅃🄰🄼🄰🄰🄽 🅂🄷🄾🄻🄰🅆🄰🅃 🄰🄻-🄵🄰🅃🄸🄷 🄼🄴🄽🅄🅁🅄🅃 🄿🄰🅁🄰 🅄🄻🄰🄼🄰 :

1. Melipat gandakan pahala.
2. Dikumpulkan bersama Nabi ﷺ.
3. Terbebas dari siksa api neraka.
4. Pahalanya setara dengsn 100.000 kali sholawat lainnya.
5. Mempermudah datangnya hidayah.
6. Membebaskan dari lilitan hutang.
7. Dijauhkan dari malapetaka dunia.
8. Menetapkan iman dan taqwa hingga akhir hayat sehingga ia wafat secara Husnul Khotimah.
وَاللَّٰهُ أعَلَمُ بِالصَوَاب

Dengan gemar membaca sholawat, semoga dapat menambah iman dan taqwa kita kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dan semoga hal ini akan menjadikan asbab kita digolongkan orang2 sholeh yang mendapatkan rahmat sebagai penghuni surga bersama Rasulullah ﷺ.

أَمِِيْن .. أَمِِيْن .. يَا رَبَّ العَالَمِينَ

Guru Murabbi

لابد من الشيخ الكامل ليخرج النفوس من تعبها الى راحتها بشهود ربها فالشيخ الكامل هو الذى يريحك من التعب لا الذى يدلك على التعب . فمن دلك على العمل فقد أتعبك , ومن دلك على الدنيا فقد غشك وخانك ومن دلك على الله فقد نصحك 
-tidak dapat tidak bagi guru murabbi itu, hendaklah ia mampu utk mengeluarkan nafsu manusia daripada keperitan mujahadah kepada ketenangan...,ketenangan yg membawa syuhud kpd Allah dengan sebenarr
sesungguhnya murabbi yg sebenar ialah guru yang memberi ketenangan,bukanlah yang memenatkan kamu dengan mujahadah yang memenatkan
sesungguhnya orang yang mengajak/memimpin kamu kepada mujahadah dengan amalan   
sesungguhnya ia memenatkan kamu
dan barangsiapa yang mengajak kamu kpd kesedapan dunia
sesungguhnya ia cuba memperdaya dan mengkhianati kamu 
dan barangsiapa yg mengajak kamu kpd Allah 
sesungguhnya ia betul2 menasihati akan kamu
~kalam ahlillah
wassalam


وقال إمام الشعرانى رضي الله عنه في كتاب الميزان : 
أما سلوكك بغير شيخ فﻻ يسلم غالبا من الرياء والجدال والمزاحمة على الدنيا...ولو من بالقلب من غير لفظ..
فﻻ يوصلك إلى ذلك...
ولو شهد لك جميع اقرانك بالقطبية ..فﻻ عبرة بها..

Telah Berkata lmam Sya'rani dalam kitab Mizaan beliau :

"Adapun Perjalanan suluk kamu tanpa seorang syeikh murabbi...
Tidak menyelamatkan kamu daripada riak,suka debat dan persaingan mencari keduniaan ...(walaupun kamu tidak menzahirkan dengan kata2..
-perjalanan suluk (yg dibina sendiri tanpa guru), tidak membawa kepada Allah SWT....
Walaupun kamu (guru yg perasan diri) dipandang sebagai wali qutub dikalangan kawan2 kamu...
Sesungguhnya suluk kamu tidak ada apa2 faedah pun pd kamu...
Sedarlah !!!!!
Kembalilah ke pangkal jalan..
Kemegahan dan dunia hanya sementara....

Doa Selawat Fatih

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩

صلاة تفتح لنا بها ابواب الرضا والتيسر وتغلق بها عنا ابواب الشر والتعسير، وتكون لنا بها وليا ونصيرا، انت ولينا ومولانا فنعم المولى ونعم النصير. 

Selawat fateh ini yg mana dengannya Engkau bukakan bagi kami segala pintu2 keredhaan dan kemudahan, dan ditutup dengannya daripada kami akan segala pintu2 kejahatan dan kesukaran, dan dijadikannya untuk kami sebagai pelindung dan penolong, wahai Tuhan hakikat yg melindungi dan menolong dan sebaik2 Tuhan yg memberikan pertolongan akan hamba2Nya.

Ingat Jumaat Ingat Selawat

Sekiranya kita perasan, tatkala Allah S.W.T menyuruh kita untuk berselawat dan salam ke atas Rasulullah ﷺ, kita pun menyebut :

‏اللهمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّد

Maksudnya : Ya Allah, berikanlah selawat dan salam ke atas Muhammad.

Perhatikan, yang disuruh berselawat adalah kita, bukannya Allah. Tapi kenapa kita menyebut : Ya Allah, berikanlah selawat .. ?

Mengapa kita tidak berselawat dengan sebutan :

أُصَلِّي عَلَى مُحَمَّد

Maksudnya : Aku berselawat ke atas Muhammad.

Persoalan ini dijawab oleh tokoh ulama bermazhab Hanafi iaitu Al-Imām Mustafā Al-Turkumāni, beliau menyebut :

لِأَنَّهُ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ طَاهِرٌ لَا عَيبَ فِيهِ ، وَنَحْنُ فِينَا الْمَعَائِبُ والنَّقَائِص ، فَكَيفَ يُثْنِي مَنْ فِيهِ مَعَائِب عَلَى طَاهِر ؟ فَنَسْأَلُ اللهَ تَعَالَى أَنْ يُصَلِّيَ عَلَيهِ لِتَكُونَ الصَّلَاة مِنْ رَبّ طَاهِر عَلَى نَبِيٍّ طَاهِر

Maksudnya : Ini kerana, baginda ﷺ‏ itu seorang yang suci lagi tidak ada kecelaan pada peribadinya. Sedangkan pada diri kita ini terdapat banyak keaiban dan kekurangan. Maka bagaimanakah seseorang yang penuh dengan keaiban ingin memuji ke atas seorang yang suci bersih. Lalu kita pun meminta kepada Allah Ta’ala untuk berselawat ke atas baginda ﷺ supaya selawat itu datangnya daripada Tuhan yang Maha Suci ke atas Nabi yang suci.

Rujukan : Al-Qawl Al-Badī’, Al-Imām Al-Sakhāwi (1/156).

* Setelah saya membuat semakan lanjut, nama tokoh ulama bermazhab Hanafi tersebut adalah Mustafā bin Zakariyyā Al-Qaramāni seperti yang disebutkan oleh Al-Zirikli dalam kitab Al-A’lām.

#CPF Shiz Cassim