Rabu, 28 November 2018

✴ NUSAIBAH BINTI KA’AB ✴ "Sang Perisai Rasulallah ﷺ

✴ NUSAIBAH BINTI KA’AB ✴
"Sang Perisai Rasulallah "
● WANITA YANG KEMATIANNYA DISAMBUT PARA MALAIKAT ●

Kisah ini mungkin telah sering kita dengar. Namun, sekedar mengingatkan kembali tentang perjuangan wanita mulia ini, semoga dapat mengembalikan ghirah kita untuk juga bisa menteladani beliau, wanita yang ‘berhati baja’.

Nusaibah Binti Ka’ab radhiyallahu anha, namanya tercatat dalam tinta emas penuh kemuliaan.
Bahkan kematiannya mengundang ribuan malaikat untuk menyambutnya.

Hari itu Nusaibah sedang berada di dapur. Suaminya, Said sedang beristirahat di bilik tempat tidur. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh bagaikan gunung-gunung batu yang runtuh. Nusaibah menerka, itu pasti tentara musuh. Memang, beberapa hari ini ketegangan memuncak di kawasan Gunung Uhud. Dengan bergegas, Nusaibah meninggalkan apa yang sedang dilakukannya dan masuk ke bilik. Suaminya yang sedang tertidur dengan halus dan lembut dikejutkannya.

“Suamiku tersayang”, Nusaibah berkata, “Aku mendengar pekik suara menuju ke Uhud. Mungkin orang-orang kafir telah menyerang.”

Said yang masih belum sadar sepenuhnya, tersentak. Dia menyesal mengapa bukan dia yang mendengar suara itu. Malah isterinya. Dia segera bangun dan mengenakan pakaian perangnya. Sewaktu dia menyiapkan kuda, Nusaibah menghampiri. Dia menyodorkan sebilah pedang kepada Said.

“Suamiku, bawalah pedang ini. Jangan pulang sebelum menang.”

Said memandang wajah isterinya. Setelah mendengar perkataannya itu, tak pernah ada keraguan padanya untuk pergi ke medan perang. Dengan sigap dinaikinya kuda itu, lalu terdengarlah derap suara langkah kuda menuju ke utara. Said langsung terjun ke tengah medan pertempuran yang sedang berkecamuk. Di satu sudut yang lain, Rasulullah melihatnya dan tersenyum kepadanya. Senyum yang tulus itu semakin mengobarkan keberanian Said.

Di rumah, Nusaibah duduk dengan gelisah. Kedua anaknya, Amar yang baru berusia 15 tahun dan Saad yang dua tahun lebih muda, memperhatikan ibunya dengan pandangan cemas. Ketika itulah tiba-tiba muncul seorang penunggang kuda yang nampaknya sangat gugup.

“Ibu, salam dari Rasulullah,” berkata si penunggang kuda, “Suami Ibu, Said baru sahaja gugur di medan perang. Beliau syahid…”

Nusaibah tertunduk sebentar,
“Inna lillah…..” gumamnya,
“Suamiku telah menang perang. Terima kasih, ya Allah.”

Setelah pemberi kabar itu meninggalkan tempat, Nusaibah memanggil Amar. Ia tersenyum kepadanya di tengah tangis yang tertahan,

“Amar, kaulihat Ibu menangis?.. Ini bukan air mata sedih mendengar ayahmu telah Syahid. Aku sedih karena tidak memiliki apa-apa lagi untuk diberikan pagi para pejuang Nabi. Maukah engkau melihat ibumu bahagia?”

Amar mengangguk. Hatinya berdebar-debar.

*“Ambillah kuda di kandang dan bawalah tombak. Bertempurlah bersama Nabi hingga kaum kafir terhapus.”*

Mata Amar bersinar-sinar. *“Terima kasih, Ibu. Inilah yang aku tunggu sejak dari tadi. Aku ragu, seandainya Ibu tidak memberi peluang kepadaku untuk membela agama Allah.”*

Putera Nusaibah yang berbadan kurus itu pun terus menderapkan kudanya mengikut jejak sang ayah. Tidak terlihat ketakutan sedikitpun dalam wajahnya. Di hadapan Rasulullah, ia memperkenalkan diri.

“Ya Rasulullah, aku Amar bin Said. Aku datang untuk menggantikan ayahku yang telah gugur.”

Rasul dengan terharu memeluk anak muda itu. “Engkau adalah pemuda Islam yang sejati, Amar. Allah memberkatimu….”

Hari itu pertempuran berlalu cepat. Pertumpahan darah berlangsung hingga petang. Pagi-pagi seorang utusan pasukan Islam berangkat dari perkemahan di medan tempur, mereka menuju ke rumah Nusaibah.

Setibanya di sana, wanita yang tabah itu sedang termangu-mangu menunggu berita, “Ada kabar apakah gerangan?..” serunya gemetar ketika sang utusan belum lagi membuka suaranya, “Apakah anakku gugur?..”

Utusan itu menunduk sedih, “Betul….”

“Inna lillah….” Nusaibah bergumam kecil. Ia menangis.
“Kau berduka, ya Ummu Amar?..”

Nusaibah menggeleng kecil. “Tidak, aku gembira. Hanya aku sedih, siapa lagi yang akan kuberangkatkan?.. Saad masih kanak-kanak.”

Mendengar itu, Saad yang sedang berada tepat di samping ibunya, menyela, “Ibu, jangan remehkan aku. Jika engkau izinkan, akan aku tunjukkan bahwa Saad adalah putera seorang ayah yang gagah berani.”

Nusaibah terperanjat. Ia memandang puteranya. “Kau tidak takut, nak?..”

Saad yang sudah meloncat ke atas kudanya menggeleng, yakin. Sebuah senyum terhias di wajahnya. Ketika Nusaibah dengan besar hati melambaikan tangannya, Saad hilang bersama utusan tentara itu.

Di arena pertempuran, Saad betul-betul menunjukkan kemampuannya. Pemuda berusia 13 tahun itu telah banyak menghempaskan nyawa orang kafir. Hingga akhirnya tibalah saat itu, yakni ketika sebilah anak panah menancap di dadanya. Saad tersungkur mencium bumi dan menyerukan, “Allahu Akbar!..”

Kembali Rasulullah memberangkatkan utusan ke rumah Nusaibah.

Mendengar berita kematian itu, Nusaibah meremang bulu tengkuknya.
“Hai utusan,” ujarnya, “Kau saksikan sendiri aku sudah tidak memiliki apa-apa lagi. Hanya masih tersisa diriku yang tua ini. Untuk itu izinkanlah aku ikut bersamamu ke medan perang.”

Sang utusan mengerutkan keningnya.
“Tapi engkau wanita, ya Ibu….”

Nusaibah tersinggung, “Engkau meremehkan aku karena aku wanita?.. Apakah wanita tidak ingin pula masuk ke Syurga melalui jihad?..”

Nusaibah tidak menunggu jawaban dari utusan tersebut. Ia bergegas menghadap Rasulullah dengan mengendarai kuda yang ada.

Tiba di sana, Rasulullah mendengarkan semua perkataan Nusaibah. Setelah itu, Rasulullah pun berkata dengan senyum.

“Nusaibah yang dimuliakan Allah. Belum masanya wanita mengangkat senjata. Untuk sementara engkau kumpulkan saja obat-obatan dan rawatlah tentara yang luka-luka. Pahalanya sama dengan yang bertempur.”

Mendengar penjelasan Nabi demikian, Nusaibah pun segera menenteng obat-obatan dan berangkatlah ke tengah pasukan yang sedang bertempur.

Dirawatnya mereka yang mengalami luka-luka dengan cermat. Pada suatu saat, ketika ia sedang menunduk dan memberi minum seorang prajurit muda yang luka-luka, tiba-tiba rambutnya terkena percikan darah. Nusaibah lalu memandang. Ternyata kepala seorang tentara Islam tergolek, tewas terbabat oleh senjata orang kafir.

Timbul kemarahan Nusaibah menyaksikan kekejaman ini.

Apalagi ketika dilihatnya Rasulullah terjatuh dari kudanya akibat keningnya terserempet anak panah musuh. Nusaibah tidak dapat menahan diri lagi, menyaksikan hal itu.

Ia bangkit dengan gagah berani. Diambilnya pedang prajurit yang tewas itu.
Dinaiki kudanya.
Lantas bagaikan singa betina, ia mengamuk.

Musuh banyak yang terbirit-birit menghindarinya. Puluhan jiwa orang kafir pun tumbang.

Hingga pada suatu waktu ada seorang kafir yang mengendap dari arah belakang, dan langsung menebas putus lengan kirinya. Nusaibah pun terjatuh, terinjak-injak oleh kuda. Peperangan terus berjalan. Medan pertempuran makin menjauh, sehingga tubuh Nusaibah teronggok sendirian.

Tiba-tiba Ibnu Mas’ud menunggang kudanya, mengawasi kalau-kalau ada orang yang bisa ditolongnya. Sahabat itu, begitu melihat ada tubuh yang bergerak-gerak dengan susah payah, dia segera mendekatinya. Dipercikannya air ke muka tubuh itu.

Akhirnya Ibnu Mas’ud mengenalinya, “Isteri Said-kah engkau?..”

Nusaibah samar-sama memperhatikan penolongnya. Lalu bertanya, “Bagaimana dengan Rasulullah?.. Selamatkah baginda?..”

“Baginda Rasulullah tidak kurang suatu apapun…”

“Engkau Ibnu Mas’ud, bukan?.. Pinjamkan kuda dan senjatamu kepadaku….”

“Engkau masih terluka parah, Nusaibah….”

“Engkau mau menghalangi aku untuk membela Rasulullah?..”

Terpaksa Ibnu Mas’ud menyerahkan kuda dan senjatanya. Dengan susah payah, Nusaibah menaiki kuda itu, lalu menderapkannya menuju ke medan pertempuran. Banyak musuh yang dijungkirbalikkannya. Namun karena tangannya sudah buntung, akhirnya tak urung juga lehernya terbabat putus oleh sabetan pedang musuh.

Gugurlah wanita perkasa itu ke atas pasir. Darahnya membasahi tanah yang dicintainya.

*Tiba-tiba langit berubah mendung, hitam kelabu. Padahal tadinya langit tampak cerah dan terang benderang. Pertempuran terhenti sejenak.*

Rasul kemudian berkata kepada para sahabatnya,

“Kalian lihat langit tiba-tiba menghitam bukan?.. Itu adalah bayangan para malaikat yang beribu-ribu jumlahnya. Mereka berduyun-duyun menyambut kedatangan arwah Nusaibah, wanita yang perkasa.”

Subhanallah..
Allahu Akbar..
Allahu Akbar..
Allahu Akbar..

Tanpa pejuang sejati seperti dia, mustahil agama Islam bisa sampai dengan damai kepada kita yang hidup di jaman sekarang.

Semoga Allah ‘Azza Wa Jalla menempatkan mereka, dan kita semua di Syurga-Nya disamping Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Aamiin..

Apa yang telah kita perbuat untuk menegakkan Dienullah Islam ?

Kisah penuh inspiratif ini seharusnya dapat menggugah jiwa juang kita, agar tidak cengeng melepas anak -anak yang sedang berjuang. Kalo ingin anak menjadi kuat, maka kita harus menjadi ibu yang kuat terlebih dahulu.

#################

KISAH RASULULLAH ﷺ TETAP TERSENYUM DEMI MENYENANGKAN HATI ORANG LAIN

🌿KISAH RASULULLAH ﷺ TETAP TERSENYUM DEMI MENYENANGKAN HATI ORANG LAIN🌿

جاء الى رسول الله صلى الله عليه واله وسلم رجل فقير من أهل القرية، بقدحٍ مملوءةً عنباً يُهديه له
Datang seorang lelaki miskin dari desa kepada Rasulullah ﷺ, membawa semangkuk penuh buah anggur yang hendak dihadiahkan kepada beliau.
.
فأخذ رسول الله القدح، وبدأ يأكل العنب
Rasulullah ﷺ mengambil mangkuk itu dan mulai memakannya.
.
فأكل الأولى وتبسم
Beliau memakan buah pertama dan tersenyum.
.
ثم الثانية وتبسم
Kemudian buah kedua, dan tersenyum.
.
والرجل الفقير، يكادُ يطير فرحاً بذلك
Lelaki miskin itu nyaris terbang kegirangan karenanya.
.
والصحابة ينظرون، وقد اعتادوا أن يشركهم رسول الله في كل شيء يهدى له
Para sahabat melihat hal ini, dan sudah menjadi kebiasaan beliau membagi hadiah yang beliau terima kepada sahabat-sahabatnya.
.
ورسول الله يأكل عنبة عنبة ...ويتبسم
Dan Rasulullah ﷺ terus memakan sebutir demi sebutir seraya tetap tersenyum.
.
حتى أنهى بأبي هو وأمي القدح
Hingga, demi ayah dan ibuku, mangkuk itu kosong.
.
والصحابة متعجبون
Sahabatpun heran.
.
ففرح الفقير فرحاً شديداً، وذهب
Giranglah si miskin itu sejadi-jadinya dan pergi.
.
فسأله أحد الصحابة، يارسول الله، لما لم تُشركنا معك ؟
Maka salah seorang sahabat bertanya:
"Yaa Rasulullah mengapa engkau tidak mengajak kami (menyantap anggur) itu bersamamu?"
.
فتبسم رسول الله صلى الله عليه واله وسلم وقال
Maka Rasulullah ﷺ tersenyum dan berkata:
.
قد رأيتم فرحته بهذا القدح
Tidakkah kalian lihat betapa bahagia ia dengan mangkuk (anggur) itu?
.
وإني عندما تذوقته ...وجدته حامض
(Ketahuilah) ketika aku memakannya, anggur itu terasa asam
فخشيتُ إن أشركتكم معي،
أن يُظهر أحدكم شيء يفسد على ذاك الرجل فرحته ُ
.
Maka aku kuatir bila aku membaginya kepada kalian, maka kalian akan menampakkan reaksi sesuatu yang akan merusak kebahagiaannya.
.
(وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظيم)
“Dan sesungguhnya, engkau (Muhammad) benar-benar memiliki akhlak yang agung.”
(QS. Al-Qalam: 4)

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد
😍😍

#Muhasabah #RasulullahSaw #NasehatUntukSemua #KalamUlamaHabaibAswaja #HijrahnyaAswaja #PecintaAhlulBayt

SHOLAWAT FATIH PENYEBAB HUSNUL KHOTIMAH

*FAIDLOH TIJANIYAH*

*SHOLAWAT FATIH PENYEBAB HUSNUL KHOTIMAH*

*الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ★ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩*

*الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ★ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩*

AlQutb Almaktum Assyekh Ahmad bin Muhammad Attijany rodliyallah 'anhu berkata :

Barang siapa yang mendawamkan(menekuni) *SHOLAWAT FATIH* pasti akan mati dalam keadaan membawa iman...
Dan mendawamkan *SHOLAWAT FATIH* adalah sekali setiap hari...

Sumber :

*(AL JAMI' LISSYEKH ASSYARIF MUHAMMAD BIN ALMISYRI ALHASANI ATTIJANY RODLIYALLAH 'ANHU)*

*اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان*
*الله يقبل علينا وعليكم بمحض فضله ورضاه*
=============================

#Achmad_Somady_Aroby#
#Pekalongan_sabtu310318_133#

DUNIA SELAMANYA AKAN SILIH BERGANTI

📎DUNIA SELAMANYA AKAN SILIH BERGANTI📎

*الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ★ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩*

Sayyidi Assyekh AlQutb Almaktum Abul 'Abbas Ahmad bin Muhammad Attijany rodliyallah 'anhu berkata :

Barang siapa yang dicoba diantara kalian dengan satu musibah atau ia tertimpa hal yang buruk sebagai bencana,maka hendaklah ia bersabar menunggu kelapangan dari Allah swt, karena setiap bencana pasti ada akhirnya...Setiap kesusahan pasti memiliki kelapangan...

Jika ia mengalami keadaan yang sempit dan sulit,maka hendaklah ia terus memohon dengan merendahkan diri sampai ia mencapai puncak angan-angannya dengan memperoleh kelapangan dari Allah swt...

Janganlah kalian gelisah karena musibah dan bencana,karena sesungguhnya Allah swt tidak menurunkan hamba-hamba di dunia kecuali untuk menjalani hukum-hukum dan takdir-takdir tuhan dari perkara yang jiwa merasa sempit dikarenakan adanya bala' dan bencana dalam hukum dan takdir-takdir tersebut...

Dan hamba tidak akan bisa menemukan sesuatu yang bisa memalingkan dan menjauhkannya dari hal ini...dan seorang hamba tidak akan bisa terus menerus senang dan terlepas dari semua bala' di dunia...

Bahkan seorang yang berakal harus tahu bahwa keadaan dunia selamanya akan terus silih berganti antara waktu susah dan senang,baik dan buruk serta gembira dan sedih...tidak seorangpun yang tinggal didunia bisa keluar dari ketentuan ini...

Jika musibah telah menimpa dan bencana membuat hidup sempit, maka hendaklah ia tahu bahwa hal itu memiliki waktu dimana ia akan berakhir dan diiringi dengan kesenangan dan kegembiraan...

Karena sesungguhnya orang yang memahami bahwa hal ini dari Allah swt dan menjadi wewenang-NYA dalam mengatur dunia-NYA,ia akan menghadapi setiap musibah dengan penuh kesabaran dan ridlo dengan ketentuan serta syukur yang sempurna atas segala nikmat...

*(JAWAHIRUL MA'ANI)*

*اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان...*
*الله يقبل علينا وعليكم بمحض فضله ورضاه...*
=============================

#Achmad_Somady_Aroby#
#pekalongan_jumat060418_139#

JANGAN MENCARI ASROR

*FAIDLOH TIJANIYAH*

*JANGAN MENCARI ASROR*

*الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ★ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩*

قال سيدي الاحسن البعقيلي -رضي الله تعالى عنه- محذراً من اشتغال المريد بالأسرار والأغراض   :

" ۩فَكُلُّ مَنْ زَيَّنَ لَكَ غَيَرَ اللهِ مِنْ نَفْسٍ وَغَيْرِهَا مِنَ المُدِّعِيِنَ  لِلتَّصَوُّفِ بِحَيْثُ يَقُولُ لَكَ اذْكُرْ كَذَا لِتَصِلَ كَذَا ، أَوْ بَرَكَتُنَا تُوصِلَُكَ ، وَادْخُلْ الخَلْوَةَ لِتُشَاهِدَ الرُّوحَانِيِّينَ وَالأسْرَارَ ، فَهُوَ ضَالُّ مُضِلُّ إِبْلِيسٌ ، لأَنَّ إِبْلِيسَ حَدُّهُ مَخْلُوقٌ ، عَرَضَهُ اللهُ لِتَضْلِيلِ الضَّالِّينَ ، فَكُلُّ مَنْ زَيَّنَ لَكَ غَيْرَ اللهِ فَهُوَ هُوَ۩" .

Sayyidi Al Ahsan Al Ba'qili Attijany rodliyallah 'anhu mengingatkan murid yang sibuk dengan berbagai macam tujuan dan sibuk mencari asror,beliau berkata :

Setiap orang yang menghiasi dirimu (berkata manis padamu) dengan selain Allah swt dari ucapan yang keluar dari hawa nafsu dan selainnya yang terucap dari orang-orang yang mengaku ahli tasawwuf,sekiranya ia berkata padamu :

*_"Bacalah dzikir begini agar engkau sampai pada maqom begini dan begitu"_*

atau ia mengatakan :

*_"Berkah kami akan menyampaikanmu pada Allah swt dan masuklah kedalam kholwat agar engkau bisa menyaksikan para ruhaniyyin dan asror"_*

maka ia adalah orang yang sesat dan menyesatkan,ia adalah iblis,karena iblis batasannya adalah makhluk, Allah swt menyodorkannya untuk menyesatkan orang-orang sesat...

Maka setiap orang yang menghiasi dirimu dengan selain Allah swt, maka dia adalah iblis...

*اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان.*
*الله يقبل علينا وعليكم بمحض فضله ورضاه*
=============================

#Achmad_Somady_Aroby#
#Pekalongan_ahad080418_141#

APAKAH AZAR AYAHNYA NABI IBROHIM 'ALAIHISSALAM???

📎APAKAH AZAR AYAHNYA NABI IBROHIM 'ALAIHISSALAM???📎

*الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ★ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩*

Seseorang bertanya pada syekhuna Alqutb Almaktum rodliyallah 'anhu tentang ma'na ayat :

وإذ قال إبراهيم لأبيه آزر أتتخذ أصناما آلهة إني أراك وقومك في ضلال مبين.(الأنعام ٧٤)

Beliau menjawab : sesungguhnya AZAR adalah pamannya nabi ibrohim 'alaihissalam,seandainya ia adalah ayahnya niscaya Allah swt tidak akan menyebutkan nama AZAR setelah lafazh لأبيه ,cukup dengan menyebutkan kata الأب saja.dan hal ini juga ditunjukkan dengan beristighfarnya nabi ibrohim 'alaihissalam untuk kedua orang tuanya pada akhir umurnya,setelah Allah swt memberitahukan bahwa beliau 'alaihissalam telah lepas tangan dari ayahnya dengan firmannya:

فلما تبين له أنه عدو لله تبرأ منه

Tatkala sudah jelas baginya bahwa ia (azar) adalah musuh Allah swt ia (nabi ibrohim 'alaihissalam lepas tangan darinya).

(Attaubah 114)

Dan di akhir umurnya nabi ibrohim 'alaihissalam berdo'a :

ربنا اغفر لي ولوالدي وللمؤمنين

Wahai tuhan kami ampunilah aku dan kedua orangtuaku dan semua orang-orang yang beriman.
(Ibrohim 41).

Seandainya azar adalah ayahnya niscaya nabi ibrohim 'alaihissalam tidak akan lepas tangan darinya.dan dalam hakekat kenyataannya bahwa Allah swt telah mensucikan para nabi 'alaihimussalam , Allah swt tidak mengeluarkan seorang nabi dari sperma yang dikotori dengan kekufuran.dan dalam sebuah hadits Rosulullah saw bersabda :

لم يزل الله ينقّلني من الأصلاب الطاهرة إلى الأرحام الزكية...الحديث

Allah swt senantiasa memindah-mindahkan aku dari tulang sulbi yang suci menuju rahim yang suci...alhadits

Dalam hadits lain Rosulullah saw juga bersabda :

بعثت من خير قرون بني آدم قرنا فقرناً لم تفترق شعبتان إلا كنت في خيرهما...الخ الحديث

Aku diutus dari sebaik-baiknya masa/zaman bani adam masa demi masa.Tidaklah terpecah 2 golongan kecuali aku berada dalam golongan terbaik dari keduanya....alhadits

Kemungkian orang yang mengatakan adanya kebaikan pada mereka bersamaan dengan kufurnya mereka,adalah sifat dermawan terhadap manusia,mema'afkan dan budi pekerti yang baik dan hal ini bisa ditemukan pada diri seorang yang kafir pada Allah swt.

Telah Kami katakan bahwa sesungguhnya kebaikan yang ada pada masa Rosulullah saw adalah kebaikan IMAN.Karena tidak ada satu masa sejak masa nabi adam 'alaihissalam sampai masa Rosulullah saw satu haripun yang kosong dari munculnya para awliya' dimuka bumi.dimana Allah swt mencegah turunnya bala' dari penghuni bumi dengan sebab mereka

*(JAWAHIR MA'ANI)*

*اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان.*
*الله يقبل علينا وعليكم بمحض فضله ورضاه*
=============================

#Achmad_Somady_Aroby#
#Pekalongan_ahad080418_141#

KENAPA ROSULULLAH SAW TIDAK MENYAMPAIKAN FADLILAH SHOLAWAT FATIH PADA PARA SHOHABAT???

📎 KENAPA ROSULULLAH SAW TIDAK MENYAMPAIKAN FADLILAH SHOLAWAT FATIH PADA PARA SHOHABAT??? 📎

*الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ★ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩*

Syekhuna Ahmad Attijany rodliyallah 'anhu telah ditanya tentang pengetahuan Nabi saw ketika beliau hidup akan keutamaan sholawat fatih yang datang diakhir zaman(apakah beliau saw telah mengetahui keutamaan sholawat fatih ketika beliau saw masih hidup)...

Syekhuna Ahmad Attijany rodliyallah 'anhu menjawab : *_"Ya beliau saw telah mengetahuinya."_*

Kemudian beliau rodliyallah 'anhu ditanya lagi :

*_"Kenapa beliau saw tidak menyebutkannya pada para shohabatnya pada hal didalamnya terdapat kebaikan yang tidak bisa disifati?"_*

Beliau menjawab :

*"Beliau saw tercegah oleh dua perkara : Pertama : _Beliau saw telah mengetahui bahwa waktu kemunculannya di akhirkan dan tidak adanya orang yang Allah swt akan menampakkan keutamaannya melalui tangannya pada waktu itu._*
*Kedua : _"Seandainya Rosulullah saw menyebutkan pada mereka (para shohabat) keutamaan yang besar dengan amal yang sedikit ini, niscaya mereka akan meminta padanya agar menjelaskannya pada mereka karena mereka sangat tamak pada kebaikan sementara tampaknya keutamaan itu tidak akan terjadi pada waktu mereka, oleh karena itu Rosulullah saw tidak menyebutkannya pada mereka"_*

Sebab lain kenapa Rosulullah saw tidak memberitahukan mereka keutamaan sholawat fatih adalah :

*_"Bahwa Allah swt tatkala IA mengetahui kelemahan manusia akhir zaman serta dahsyatnya keteledoran dan kerusakan yang terjadi pada mereka, Allah swt berbelas kasih pada mereka dan memberikan pada mereka kebaikan yang banyak hanya dengan amal yang sedikit, Allah swt akan mengkhususkan rahmat-NYA  untuk orang yang IA kehendaki pada waktu yang IA kehendaki."_*

*اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان.*
*الله يقبل علينا وعليكم بمحض فضله ورضاه*
=============================

#Achmad_Somady_Aroby#
#Pekalongan_Rabu110418_143#